ESQ Tours

KIAT MENJADI HAJI YANG MABRUR

KIAT MENJADI HAJI YANG MABRUR

Haji mabrur adalah haji yang sesuai dengan tuntunan syarโ€™i, menyempurnakan hukum-hukumnya, mengerjakan dengan penuh kesempurnaan dan lepas dari dosa serta terhiasi dengan amalan shalih dan kebaikan.

Bagi umat muslim yang dikaruniai oleh Allah kecukupan rezeki maka segeralah menunaikan ibadah haji, Karena haji merupakan kewajiban dan merupakan rukun Islam. Barang siapa yang menunaikan ibadah haji menurut cara dan tuntunan yang di syariatkan maka Insya Allah dia termasuk dalam kandungan sabda Nabi Muhammad SAW โ€œUmrah ke umrah adalah penghapus dosa diantara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surgaโ€ (HR. Bukhari โ€“ Muslim).

Haji mabrur adalah haji yang sesuai dengan tuntunan syarโ€™i, menyempurnakan hukum-hukumnya, mengerjakan dengan penuh kesempurnaan dan lepas dari dosa serta terhiasi dengan amalan shalih dan kebaikan. Bila ada yang bertanya, bagaimana kriteria haji mabrur ? untuk menjadi haji yang mabrur bisa di kriteriakan sebagai berikut .

Pertama: Ikhlas, seorang hanya mengharap pahala Allah, bukan untuk pamer, kebanggan, atau agar dipanggil oleh masyarakatnya โ€œpak hajiโ€ atau โ€œbu hajiโ€, sesuai dengan QS. Al-Bayyinah: 5 โ€œMereka tidak disuruh kecuali supaya beribadah kepada Allah dengan penuh keikhlasanโ€.

Kedua: Ittibaโ€™ (meneladani) kepada Nabi Muhammad SAW, dia berhaji sesuai tata cara haji yang diperaktekkan oleh Nabi dan menjauhi perkara-perkara bidโ€™ah haji. Sesuai dengan sabda beliau โ€œContolah cara manasik hajikuโ€ (HR. Muslim).

Ketiga: Harta untuk berangkat hajinya adalah harta yang halal. Sesuai dengan sabda beliau โ€œSesungguhnya Allah itu baik, Dia tidak menerima kecuali dari yang baikโ€ (HR. Muslim).

Keempat: Menjauhi segala kemaksiatan, kebidโ€™ahan dan penyimpangan. โ€œBarangsiapa yang menetapkan niatnya untuk haji di bulan itu maka tidak boleh rafats (kata-kata tak senonoh), berbuat fasik dan berbantah-bantahan pada masa hajiโ€ (QS. Al-Baqarah: 197).

Kelima: Berakhlak baik antar sesama, tawadhu dalam bergaul, dan suka membantu kebutuhan saudara lainnya. Alangkah bagusnya ucapan Ibnu Abdil Barr dalam At-Tamhid (22/39): โ€œAdapun haji mabrur, yaitu haji yang tiada riyaโ€™ dan sumโ€™ah di dalamnya, tiada kefasikan, dan dari harta yang halalโ€.

Like jika Anda ingin segera menunaikan ibadah haji, Comment pengalaman haji Anda, Share jika informasi ini bermanfaat.